Kembalinya Negeri Idaman


Disebuah Negeri Idaman yang dahulu kala terkenal dengan keindahan, kedamaian dan kegembiraannya, kini sungai-sungai tidak lagi ceria, pohon-pohon tidak lagi seindah dulu, dan penghuni negeri idaman selalu saja mengalami banyak masalah.

Pagi itu, di istana Singa  Penguasa Negeri Idaman

“Raja… Tolonglah kami, semua anak-anak kami sakit dan telah banyak yang mati” jerit seorang ibu Ikan sambil menangis terisak-isak, dan menggendong bayi ikan yang sedang sakit dan lemah sekali.

“Iya raja, Kami tidak bisa lagi membangun rumah di sungai” kata pemimpin berang-berang.

Raja mendengarkan keluhan semua penghuni Negeri Idaman, karena dia adalah Raja yang bijaksana, maka Turunlah ia ke tempat-tempat yang di keluhkan penghuni Negeri Idaman.

“Ya ampun…” betapa terkejutnya sang Raja.

Di Sungai Biru Indah banyak sekali sampah yang membusuk dan menumpuk, dan Baunya sangatlah menyengat. Bahkan ketika Raja berkeliling kota, dia melihat di sepanjang jalan banyak plastik-plastik bertebaran,  di depan rumah para beruang terlihat sangat kotor karena sampah yang dibiarkan menumpuk.

Raja sudah tahu apa yang menjadi masalah di Negerinya, sehingga banyak penyakit, sungai-sungai tidak lagi bersih dan mengapa sering terjadi banjir disana.

“Kasihan sekali anak-anak itu tidak bisa lagi bermain karena sakit” Raja termenung memikirkan bagaimana caranya agar Negerinya bisa bersih kembali dan anak-anak bisa bermain dengan gembira lagi. Dia merasa sedih, banyak anak-anak tidak bisa  meminum air yang bersih. Semua sudah tercemar.

“Ayah…” Pangeran Singa Muda mendekati ayahnya yang mukanya begitu sedih, muram dan putus asa.

“Ada apa pangeran kecilku?” kata Raja dengan suara yang sangat lemah.

“Mengapa Ayah bersedih?” tanyanya dengan lembut sekali, sembari memijat pundak Raja.

“Pangeran Muda, Apa yang harus Ayah lakukan?”

“Negeri Idaman sudah sangat tercemar sampah, dan Ayah sedih tidak tahu harus berbuat apa, banyak anak-anak yang sakit dan mati” kata raja sambil menitikkan air mata.

Pangeran Muda ikut termenung dan berpikir untuk membantu sang Raja.

“Aha…..!, Aku ada Ide ayah” kata Pangeran Muda dengan gembira  dan membisikkan sesuatu ke telinga  Raja.

“Ide yang cermerlang..” kata Raja,

Hari Sabtu pagi-pagi sekali Seluruh rakyat Negeri idaman sudah berkumpul di Halaman Istana Raja.

“Rakyatku yang kusayangi, Hari ini kita berkumpul untuk mengembalikan keindahan Negeri Idaman” Kata raja di hadapan semua yang hadir disana

“Mulai hari ini, semua rumah di Negeri Idaman dilarang membuang sampah ke sungai, di jalanan, atau di halaman rumah secara sembarang” teriak raja dengan tegas.

“Lalu  kemana sampah-sampah itu kita buang Raja” kata kelinci dengan bingung.

“Tenang, hari ini kita akan bergotong royong membersihkan sungai dan mengeluarkan semua sampah”

“Semua anak-anak boleh ikut mengumpulkan sampah di depan rumah” Kata Raja.

“Horeeee” Anak-anak merasa senang ikut di libatkan dalam kegiatan itu.

“Dan, kita akan melakukan Teknologi Tepat Guna 3R” kata raja.

“Apa itu Raja, aku belum pernah dengar?” tanya anak marmut yang masih sangat kecil dan lucu.

“3R itu adalah Reuse, yaitu memakai lagi sampah yang masih berguna, Reduce, yaitu  kurangi memakai sesuatu yang membuat sampah, Recycle, yaitu mengolah kembali sampah itu agar bisa kita gunakan.” Raja menjelaskan dengan sabar.

“Wah, bagus sekali” Celoteh anak marmut lagi.

“Aku mau ikut 3R” kata anak kelinci gembira

“aku juga” kata anak beruang

“Atu juja” kata anak tikus yang masih sangat kecil sambil melompat-lompat.

“baiklah Rakyatku, setiap rumah, sekolah dan kantor akan dibagikan tempat sampah” Kata Raja

“dan anak-anak, kalian harus memisahkan sampah yang bisa membusuk dan yang tidak ya” kata Raja tersenyum

“Nanti Sampah yang bisa membusuk akan kita timbun di dalam tanah, supaya bisa menjadi pupuk, dan kelinci tidak perlu lagi takut kehabisan wortel dan sayuran” Kata Raja lagi.

“Hore…..” anak-anak kelinci melompat-lompat gembira.

“Sampah yang masih bisa dipakai akan kita bersihkan, dan kita gunakan lagi, selain Hemat, kita juga mengurangi sampah”

“Satu lagi, Sampah yang tidak bisa dipakai akan diantar ke Negeri Peri, karena disana sudah ada tempat mengolah kembali barang-barang seperti kaca, kaleng dan plastik” Demikian raja menerangkan langkah-langkah 3R dan mengakhiri pertemuan hari itu.

Rakyat Negeri Idaman mulai membersihkan semua sungai, mencuci barang yang masih bisa dipakai dan mengantarkan barang yang akan diolah ke Negeri Peri. Anak-anak senang bisa bertemu dengan peri-peri idaman mereka.

Semua anak-anak bahagia, selain bisa bekerja bersama-sama, Mereka bisa melihat cara peri-peri  melakukan daur ulang, mengerti dan banyak belajar.

Sekarang Negeri Idaman sudah bersih, di depan rumah tidak ada satu sampahpun bertebaran, anak-anak tidak mau lagi membuang sampah sembarangan. Banyak bunga indah disana, Nyanyian burung yang selalu merdu dan air sungai begitu jernih memperlihatkan tarian ikan-ikan yang sangat indah.

Raja merasa bahagia, dan Ratu Peri memberikan penghargaan kepada anak-anak Negeri Idaman yang terkenal suka kebersihan, dan rajin melakukan 3R.

—————————

Nah Adik-Adik, Mulai sekarang Harus membuang sampah pada tempatnya ya, karena semuanya masih bisa kita daur Ulang. Salam sayang dari Kak Jumialely

Source :
http://www.alpensteel.com/article/56-110-energi-sampah–pltsa/2583–teknologi-tepat-guna-dari-sampah.html
http://alamendah.wordpress.com/2010/07/01/3r-reuse-reduce-recycle-sampah/

picture’s Source : http://www.clipartof.com & www. 123rf.com

Artikel Ini diikutkan dalam Lomba Menulis Cerita Anak (Dongeng) Sarikata.com

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Cerita Anak, Kontes dan tag , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

9 Balasan ke Kembalinya Negeri Idaman

  1. Pendar Bintang berkata:

    Mbak…jadi ingat Film Ponyo, animasi Jepang yang menceritakan tentang hal serupa…..tapi kebanyakan animasi Jepang jika bicara soal spirit emang berhubungan dengan kelautan mereka yang mulai kotor….mungkin ini buktiin kalau mereka concern banget ama lautnya…

    Good luck ya Mbak…

  2. Nchie berkata:

    Iya Kaka guruuu..
    Aku paling rajin buang sampah pada tempatnya lho..
    Soalnya kata mama kalo buang sampah sembarangan nanti bisa banjir ..

    Sukses yah lombanya,moga menang..

  3. bundadontworry berkata:

    cerita anak yg indah sekali, Mbak Lely
    kita makin lama, makin kehilangan cerita anak yg indah seperti ini .

    Semoga sukses dlm lomba ini ya Mbak Lely sayang
    (peluk sayag)
    salam

  4. Batu berkata:

    hehehe….
    binatang2nya hebat ya… ngerti masalah reuse, reduce, dan recycle…
    blognya bagus, inspiratif…

  5. Ping balik: Minyak Jelantah Untuk Kakak | Bermain, Gembira, Membaca dan Belajar Bagi Masa Depan Indonesia

  6. Mas Didik berkata:

    Pesan dongengnya bagus.. mengajak untuk lebih memelihara lingkungan 🙂

  7. MT berkata:

    aku senang membaca misi dari cerita ini

  8. oneminuteonline berkata:

    Lingkungan harus dipelihara, ^_^ save our earth

  9. arik berkata:

    dunia impian seandainya jadi nyata>>>

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s